Perbuatan ini termasuk perbuatan yang merusak IMAN, Riya’ berarti memperlihatkan diri kepada orang lain, supaya diketahui kehebatan perbuatannya, baik melaluipembicaraan, tulisan ataupun sikap dan perbuatan dengan tujuan mendapatperhatian, penghargaan dan pujian manusia, bukan ikhlas karena Allah.
Berikut Jenis RIYA’ , yaitu :
1. Riya’ Dalam Niat
Seperti sabda Nabi : Innamal a’maalu binniyaat
Artinya : Sesungguhnya segala perbuatan itu tergantung niat… (H.R. Muslim)
2. Riya’ Dalam Perbuatan
Seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an, yang berbunyi :
4. Fawaulullil musholliin. 5. Alladziinahum ang’sholaatihim sahuun. 6. Alladziinahum yuroo uu’n. 7. Wayamna uunalmaa uun.
Artinya : Maka celakalah bagi orang-orang yang Shalat, (yaitu) orang – orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat Riya’ dan enggan (Menolong dengan) barang berguna. (Al Ma’un 4-7)
Riya’ dalam bersedekah seperti memberikan sesuatu kepada orang lain dengan harapan mendapat Pujian &Sanjungan dari orang yang telah diberinya atau dari orang lain, agar dia dianggap sebagai orang yangDermawan, Pemurah dan sebagainya. Dia akanmengungkapkan pemberiannya jika orang yang telah dibantu itu tidak menyanjung dan memujinya.
3. Bahaya Riya’
- Terhadap Diri Sendiri :
Akan mengakibatkan Ketidakpuasan, Rasa hampa, Sakit hati & Penyesalanketika orang lain tidak menghargainya, tidak menyanjungnya dan tidak berterima kasih kepadanya, padahal ia telah menolong orang lain, bersedekah dan sebagainya. Akhirnya jiwanya akan sakit dan keluh kesah, yang tiada hentinya.
- Terhadap Orang Lain :
Akan mengakibatkan PERSELISIHAN, ketika orang yang pernah dibantunya diumpat,diolok-olok dan dicaci oleh orang yang telah membantu / memberinya dengan riya’ itu. Dia mengumpat & mencaci itu karena keinginan untuk disanjung dan dipuji tidak terpenuhi sesuai dengan kehendaknya. Orang yang telah diumpat dan dicaci itu pasti akan tersinggung dan akhirnya terjadilah Perselisihan antara keduanya.
sumber dari: egavebriasandi.wordpress.com
No comments:
Post a Comment